Tim pelatih PSMS Medan memuji penampilan para pemainnya usai mengalahkan
Persekap Pasuruan 2-0 di perempatfinal Piala Kemerdekaan, Minggu
(30/8/2015) di Stadion Teladan, Medan.
Assiten pelatih PSMS, Edy
Syahputra, mengatakan, timnya mendominasi penguasaan bola dan
menunjukkan permainan menarik. Banyak peluang yang diciptakan tim
berjuluk Ayam Kinantan ini, tapi kiper Persekap, Teddy Herry Setyawan,
tampil cemerlang di bawah mistar.
Dua gol kemenangan PSMS
diciptakan oleh pemain belakang, Syaiful Ramdhani pada menit ke-65 dan
Choirul Hidayat pada menit ke-75. Semangat juang para pemain PSMS di
lapangan juga patut diapresiasi sehingga membuat mereka lolos ke
semifnal.
"Motivasi pemain meningkat di pertandingan ini, karena
mereka juga antusias meraih kemenangan di tiap pertandingan. Apalagi
bermain di kandang sendiri, mereka bersemangat melakukan serangan
sepanjang pertandingan," terang Edi kepada wartawan seusai pertandingan.
"Dari
awal saya memang intruksikan untuk habis-habisan berusaha mencuri gol
lebih dulu. Dan saat sudah menang pun anak-anak masih menyerang. Saya
rasa ini penampilan terbaik mereka di turnamen ini," sambungnya.
Selain
itu, kucuran bonus dari manajemen dan asupan motivasi tambahan dari
Pangkostrad sebelum pertandingan dinilai Edy Syahputra alasan pemainnya
tampil bagus. Usai pertandingan Pangkostrad selaku pembina PSMS juga
memuji Legimin Raharjo Cs yang tampil meyakinkan hingga melaju ke
semifinal dan berjanji memberikan bonus masing-masing Rp 2 juta ke
pemain.
Di semifinal anak-anak Medan akan bertemu Persepam
Madura yang sukses melumat Kalteng Putra 5-1 di perempat final Piala
Kemerdekaan lainnya. Edy berharap, pertandingan semifinal berlangsung di
tempat netral.
"Peluang kita besar kalau semifinal dimainkan di
tempat netral. Solo, Jakarta, Sleman atau Bandung itu tempat netral
menurut saya. Jangan sampai main di Surabaya, karena Madura-Surabaya
cuma 45 menit. Sama saja main di kandang mereka (Persepam) sendiri,"